Rekomendasi Peer to Peer Lending Syariah Terbaik 2021, Anti Riba Bebas Bunga

  • Whatsapp

Saat ini memang tidak sulit menemukan pinjaman online berbasis syariah. Untuk membantu Anda memilih layanan yang tepat sesuai kebutuhan, berikut rekomendasi beberapa pinjaman online syariah terbaik 2020 yang terdaftar OJK. Berbeda dengan P2P konvensional, pinjaman syariah bebas bunga dan anti riba. Sementara, pemilik dana selaku investor mendapatkan keuntungan bagi hasil menggunakan sistem kemitraan atau kerjasama.

Read More

Namun perlu diketahui, meskipun tidak memiliki unsur riba dan tidak menggunakan bunga, pinjaman online Syariah terbaik menggunakan sistem akad jual beli dengan nasabah. Selain itu, syariah menggunakan sistem ijarah yang mengambil manfaat dari keuntungan jasa. Anda bisa mengatur sendiri berapa jumlah pinjaman dengan sistem ijarah yang akan diberikan melalui simulasi di beberapa website pinjaman online berbasis Syariah.

Berikut ini fintech peer to peer lending syariah Indonesia terbaik 2021 yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dapat menjadi pilihan.

Amartha

Amartha merupakan fintech peer to peer lending Indonesia terbaik berdampak sosial yang fokus pada pemberdayaan perempuan pelaku usaha mikro di pedesaan. Amartha mengantongi izin p2p lending konvensional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Di tahun 2019, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) berhasil meraih penghargaan Anugerah Syariah Republika (ASR) sebagai Fintech p2p lending investasi dengan Pembiayaan Usaha Mikro Terbaik untuk kategori Fintech Syariah di Mutiara Ballroom, JW Marriot Hotel, Jakarta.

Amartha dianggap telah berperan penting dalam industri syariah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengikis jurang kesenjangan sosial dan ekonomi. Ini merupakan kedua kalinya Amartha mendapatkan penghargaan tersebut. Sebelumnya, Amartha telah meraih Penghargaan Khusus Fintech yang Berakad Syariah dari ASR 2017.

Amartha terus mengedepankan prinsip dan etika lending syariah, sehingga para mitra usaha amartha dapat meningkatkan perekonomiannya. Bahkan, Amartha akan terus mengembangkan produk dalam memenuhi kebutuhan para pendana dan mitra usaha Amartha. “Dengan semakin berkembang pesatnya Amartha, kami berusaha terus menjawab kebutuhan masyarakat melalui teknologi keuangan. Apalagi, saat ini Amartha telah menjangkau pulau Sulawesi dan Sumatera.

Dari hasil riset Amartha bersama Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada bahwa 94 persen mitra Amartha mengalami kenaikan pendapatan menjadi Rp 5-10 juta per bulan dari yang awalnya hanya sekitar Rp 1-2 juta per bulan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *